ADMIN

SELAMAT DATANG DI BLOG KEPERAWATAN

Showing posts with label Penyakit Jantung Rematik. Show all posts
Showing posts with label Penyakit Jantung Rematik. Show all posts

Friday, October 22, 2010

Asuhan Keperawatan Penyakit Jantung Rematik (PJR)

A. Pengkajian
Tujuan pengkajian adalah mengumpulkan data tentang :
  • Fungsi jantung
  • Toleransi terhadap aktivitas dan sikap klien terhadap pembatasan aktivitas
  • Status nutrisi
  • Tingkat ketidaknyamanan
  • Gangguan tidur
  • Kemampuan klien mengatasi masalah
  • Hal-hal yang dapat membantu klien
  • Pengetahuan orang tua dan pasien (sesuai usia pasien) tentang pemahaman pasien
Pengkajian :
  • Riwayat penyakit
  • Monitor komplikasi jantung
  • Auskultasi jantung; bunyi jantung melemah dengan irama derap diastole
  • Tanda-tanda vital
  • Kaji adanya nyeri
  • Kaji adanya peradangan sendi
  • Kaji adanya lesi pada kulit

B. Diagnosa Keperawatan
  1. Penurunan Curah Jantung berhubungan dengan stenosis katub
    Tujuan : COP meningkat
    Kriteria Hasil:
    • Klien menunjukan penurunan dyspnea
    • Ikut berpartisipasi dalam aktivitas serta mendemonstrasikan peningkatan toleransi

    Intervensi :
    • Pantau tekanan darah, nadi apikal dan nadi perifer
    • Pantau irama dan frekuensi jantung
    • Tirah baring posisi semifowler 450
    • dorong klien melakukan tehnik managemen stress ( lingkungan tenang, meditasi )
    • bantu aktivitas klien sesuai indikasi bila klien mampu
    • kolaborasi O2 serta terapi.

  2. Intoleransi aktivitas b.d penurunan cardiac output, ketidakseimbangan suplai O2 dan kebutuhan
    Tujuan : Klien dapat bertoleransi secara optimal terhadap aktivitas
    Kriteria :
    • Respon verbal kelelahan berkurang
    • Melakukan aktivitas sesuai batas kemampuannya ( denyut nadi aktivitas tidak boleh lebih dari 90X/menit, tidak nyeri dada )

    Intervensi :
    • Hemat energi klien selama masa akut
    • Pertahankan tirah baring sampai hasil laborat dan status klinis membaik
    • Sejalan dengan semakin baiknya keadaan, pantau peningkatan bertahap pada tingkat aktivitas
    • Buat jadwal aktivitas dan istirahat
    • Ajarkan untuk berpartisipasi dalam aktivitas kebutuhan sehai-hari
    • Ajarkan pada anak /orang tua bahwa pergerakkan yang tidak disadari adalah dihubungkan dengan korea dan temporer.
    • Bila terjadi chorea, lindungi dari kecelakaan, bedrest dan berikan sedasi sesuai program.

  3. Nyeri b.d respon inflamasi pada sendi (poliarthritis)
    Tujuan : tidak terjadi rasa nyeri pada klien
    Kriteria Hasil:
    • Nyeri klien berkurang
    • Klien tampak rileks
    • Ekspresi wajah tidak tegang
    • Klien dapat merasakan nyaman, tidur dengan tenang dan tidak merasa sakit

    Intervensi :
    • Kaji tingkat nyeri dengan menggunakan skala
    • Berikan tindakan kenyamanan ( perubahan posisi sering lingkungan tenang, pijatan pungung dan tehnik manajemen stress)
    • Minimalkan pergerakkan untuk mengurangi rasa sakit
    • Berikan terapi hangat dan dingin pada sendi yang sakit
    • Lakukan distraksi misalnya : tehnik relaksasi dan hayalan
    • Pemberian analgetik, anti peradangan dan antipiretik sesuai program.
    • Rujuk ke terapi fisik sesuai persetujun medik.


MOHON KUNJUNGI IKLAN DIBAWAH INI ( SATU KLIK DARI ANDA SANGAT BERARTI UNTUK KAMI)
Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More